Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2017

Tentang cinta

Bukankah cinta itu saling menjaga Saling melengkapi Saling menyayangi Dan memperjuangkan Tidak peduli dengan ribuan alasan Tidak peduli dengan ribuan cobaan Semua tetap dipertahankan Semua tetap diperjuangkan Mau bagaimanapun Cinta tetaplah satu kesatuan Tidak bisa berdiri sendiri Dan tidak akan pernah dengan ikhlas meninggalkan

dia adalah dua

terlalu terpaku pada satu tanpa pernah melihat dua terlalu cinta pada satu terlalu mengabaikan dua padahal nyatanya dua yang selalu ada dua yang selalu setia dan satu hanyalah tipuan belaka terimakasih satu atas sebuah fana terimakasih dua karena semua terlihat nyata

Setia

Definisi setia Mana kutahu Setia Terlalu ringan diucap Terlalu sulit diperbuat Sudahlah, semua sudah berlalu Tak perlu engkau sesali Definisi setia yang berbeda Karena ulahmu Katamu setia Nyatanya berbeda

Dia menghilang

Dia menghilang Lama telah usang Debu berserakan disemua ruang Mati Terlalu lama pergi Tanpa pernah berfikir kembali Sajak hanya sajak Tidak pernah mampu menuntunmu kembali Seenakmu menghilang dan pergi Meninggalkan jejak yang kan abadi

Kepergianmu

Celoteh semakin kencang Ambisi menyelimuti Emosi tak sadarkan diri Egois membius hati Pertengkaran sebuah ancaman Menyerah langkah utama Meninggalkan kau pikir benar Berjuang tak pernah berguna usaha selalu berhianat dirimu tetaplah dirimu diri yang pergi meninggalkan tanpa pernah memikirkan yang ditinggalkan usai semua berakhir tak lagi kan kembali berbahagialah karena telah pergi meninggalkan

Rindu

Rindu selalu membingungkan Terkadang ia ada sebagai bukti perasaan Namun keberadaannya belum tentu mendapat sambutan Yang dirindukan belum tentu merindukan Rindu  mampu semakin menjauhkan Juga mampu semakin mendekatkan Memang tetap membingungkan Pemilik rindu akan terus berjalan Meski yang dirindukan memilh meninggalkan

Matahari

Apakah akan selalu menyinari Bukankah lelah juga akan dirasa Ketika semua usaha tidak dihargai Bukan, bukankah benar bahwa titik jenuh akan ada Saat luka tidak mampu tertutupi Saat cahaya kalah dengan gelap Saat semua perjuangan menjadi lebur Matahari tidak ingin lagi menyinari Seperti hati yang menyerah karena tidak pernah dimengerti

Mendung

Ketika awan mulai menghitam Air yang berubah menjadi keruh Ada hati yang mencoba bertahan Dan merasa pilu ketika kenyataan tidak sesuai harapan Gundah dirasa Semua duka bercampur menjadi kelabu Abu-abu prasangka merubah semua kenyataan Mendung, semua menjadi mendung Gelap dirasa dimanapun kaki berpijak Namun bagaimanapun tetap ingin berlabuh

Pelangi

Warna-warni  pemandangan  yang menyelimuti Nyaman, senang, dan damai Akan tetapi tidak bagi dia Dia yang selalu merasa sepi Sepi bagai rumah tidak berpenghuni Padahal inginkan indah bagai pelangi Pelangi yang indahkan hari Dimana diri merasa sendiri